Selasa, 15 Januari 2013

BEKAM UNTUK HIPERTENSI


 


HIPERTENSI
(Tekanan Darah Tinggi)


BILIK BEKAM MADURA

Definisi Hipertensi
Hipertensi adalah naiknya tekanan darah hingga lebih dari 140/90 mmHg. Biasanya penyakit ini datang pada usia lanjut. Hipertensi kadang-kadang menyebabkan terjadinya beberapa masalah pada pembuluh darah otak dan jantung.

Jenis-jenis Hipertensi
1.     Hipertensi Primer : jenis ini menimpa mayoritas penderita hipertensi
2.     Hipertensi Skunder : jenis ini adalah hipertensi yang menyertai beberapa penyakit lain, seperti ginjal, kehamilan, atau beberapa penyakit yang berhubungan dengan hormon.

Faktor Penyebab Hipertensi
Hingga sekarang belum diketahui secara pasti faktor yang menyebabkan terjadinya hipertensi. Tetapi ada beberapa teori dan faktor penyebab yang diyakini memicu terjadinya hipertensi, diantaranya :
1.   Peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis (sympathetic nervous system) yang mengakibatkan meningkatnya kecepatan detak jantung. Akibatnya, volume darah yang keluar dari jantung (cardia output) meningkat, sementara itu refleks baroreseptor menurun.
2.   Peningkatan produksi enzim yang berperan sebagai sistem reninangiotensin. Enzim ini diproduksi oleh beberapa sel di pembuluh darah akibat adanya beberapa stimulan, diantaranya :
a.    Penurunan tekanan fungsi ginjal (renal perfusion pressure).
b.   Penurunan volume darah dalam pembuluh darah.
c.    Peningkatan aktivitas sistem saraf simpatis.
d.   Peregangan dinding pembuluh darah.
e.    Kekurangan kadar potasium darah (hipokalaemia).
f.     Kelebihan produksi hormon aldosteron oleh kelenjar adrenal.
g.    Penumpukan unsur sodium (Na) di dalam darah dan kurangnya pengeluaran unsur ini melalui urine. Akibatnya, terjadilah peningkatan plasma darah sehingga menaikkan tekanan darah.

Efek Bekam terhadap Hipertensi
1.   Bekam berperan menenagkan sistem saraf simpatik (sympathetic nervous system). Pergolakan pada sistem saraf simpatik ini menstimulasi sekresi enzim yang berperan sebagai sistem angiotensinrenin. Setelah sistem ini tenang dan aktivitasnya berkurang, tekanan darah akan turun.
2.   Bekam berperan menurunkan volume darah yang mengalir di pembuluh darah sehingga mengurangi tekanan darah.
3.   Bekam mengendalikan kadar hormon aldosteron sehingga mengendalikan tekanan darah pula.
4.   Zat nitrit oksida (NO) berperan dalam vasodilatasion (proses perluasan pembuluh darah) sehingga menyebabkan turunnya tekanan darah.
5.   Kadar sodium didapati menjadi proporsional setelah dilakukannya bekam, sehingga menurunkan tekanan darah.
6.   Bekam, melalui zat nitrit oksida (NO), berperan meningkatkan suplai nutrisi dan darah yang dibutuhkan oleh sel-sel dan lapisan-lapisan pembuluh darah arteri maupun vena, sehingga menjadikannya lebih kuat dan elastis serta mengurangi tekanan darah. Penderita hipertensi pun mendapatkan kesembuhan, dengan izin Allah.
7.   Bekam berperan menstimulasi reseptor-reseptor khusus yang terkait dengan penciutan dan peregangan pembuluh darah (baroreseptor) sehingga pembuluh darah bisa merespon berbagai stimulus dan meningkatkan kepekaannya terhadap faktor-faktor penyebab hipertensi.

Catatan
1.   Penderita hipertensi harus berhenti mengonsumsi makan-makanan pedas dan mengandung banyak sodium seperti garam dan acar. Juga harus menghentikan merokok.
2.   Penderita hipertensi harus berusaha mengurangi kelebihan berat badan. Hal itu akan membantu menurunkan tensi darah.
3.   Penderita hipertensi harus menghindari situasi-situasi yang menimbulkan tekanan psikologis atau dampak psikologis yang buruk.
4.   Penderita hipertensi hendaklah rutin melakukan berbagai macam olahraga seperti jalan kaki, lari, dan renang. Ini membantu mengatur tekanan darah.
5.   Penderita hipertensi harus meminum obat-obatan penurun tekanan darah secara teratur dan menghentikan obat-obatan tersebut pada hari berbekam agar tidak mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah secara drastis sehingga mengakibatkan tekanan darah rendah.
6.   Jika ada penyebab lain dari hipertensi, seperti penyakit ginjal dan liver, penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu.
7.   Diutamakan pembekaman di beberapa titik di punggung bagi penderita hipertensi, karena titik-titik tersebut menurunkan tensi secara cepat. Oleh karena itu, pembekaman dilakukan dalam kondisi pasien berbaring tengkurap atau miring.
8.   Tekanan darah harus diperiksa baik sebelum maupun sesudah terapi bekam.
9.   Penderita hipertensi harus menggunakan sarana pengobatan lain yang telah dijelaskan oleh Rasulullah saw seperti sedekah dan doa.

Eksperimen dan Hasil Terapi
Hasil bekam untuk kasus hipertensi adalah “ baik”. Hasil tersebut terlihat sejak terapi pertama kali. Tapi beberapa hari kemudian, tekanan darah akan naik sekali lagi. Oleh karena itu, terapi harus dilakukan secara rutin hingga mencapai hasil yang permanen. Terapi yang diperlukan untuk penderita hipertensi bisa mencapai 8 kali pertemuan.

Sumber : Al-Usus Al-‘Ilmiyah lil Mu’jizah An-Nabawiyyah Al-Hijamah (Dr. Ahmad Razak Sharaf)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar