Senin, 03 Agustus 2015

PENCEGAHAN SUPAYA KADAR KOLESTEROL TIDAK TINGGI

Pribahasa ini “Mencegah lebih baik daripada mengobati” tentulah sangat baik diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Kadar kolesterol tinggi bisa diturunkan dengan makanan sehat  yang mengandung gizi seimbang dan lemak jenuh rendah. Padukan dengan mengurangi minuman keras, berhenti merokok, dan rutin berolah raga.

Mencegah kolesterol tinggi melalui pola makan

Makanan berlemak mengandung kolesterol. Tentu saja jika kita mengonsumsinya terlalu banyak maka bisa berbahaya bagi kesehatan karena arteri bisa tersumbat oleh endapan lemak. Terdapat dua jenis lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh.
Agar kadar kolesterol jahat di dalam darah tidak tinggi, sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Contoh-contoh makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi adalah:
·        Jeroan
·        Santan
·        Otak sapi
·        Telur burung puyuh
·        Kulit ayam dan bebek
·        Daging kambing
·        Kerupuk
·        Goreng-gorengan
·        Cumi
·        Kerang

Sebaliknya, lemak tidak jenuh adalah lemak yang memberi manfaat bagi kesehatan. Lemak tidak jenuh mampu meningkatkan kadar kolesterol baik dan membantu mengurangi penyumbatan di dalam arteri. Contoh-contoh makanan yang kaya akan lemak tidak jenuh adalah:
·        Avokad
·        Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almon dan kenari
·        Minyak zaitun
·        Selai kacang natural
·        Ikan seperti salmon, tuna, dan tenggiri

Mengonsumsi makanan rendah lemak dan kaya akan serat, seperti roti dan pasta dari biji-bijian utuh, serta buah-buahan dan sayur-sayuran, terbukti dapat membantu menurunkan kolesterol. Serat, vitamin dan mineral yang terkandung dalam makanan tersebut mampu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.

Hindari merokok

Pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini dapat menghentikan aktivitas HDL (kolesterol baik) untuk mengangkut timbunan lemak menuju hati. Hal ini bisa mengakibatkan penyempitan arteri atau aterosklerosis. Dari hal tersebut bisa disimpulkan bahwa merokok merupakan faktor risiko yang sangat besar bagi seseorang untuk mengalami serangan jantung atau stroke.

Mencegah kolesterol tinggi dengan olahraga

Olahraga secara teratur atau hidup aktif dalam keseharian bisa membantu menaikkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh Anda karena olahraga atau aktivitas fisik dapat merangsang tubuh untuk membawa endapan lemak ke dalam hati untuk diurai. Selain itu, olahraga juga dapat menjaga kondisi jantung dan pembuluh darah Anda tetap baik sehingga tekanan darah dan berat badan Anda bisa turun. Kelebihan berat badan sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan peningkatan kandungan kolesterol jahat di dalam darah.

Sebaiknya lakukan olahraga secara rutin agar kadar kolesterol Anda selalu berada di angka rendah. Kuantitas olahraga yang disarankan adalah 2-3 jam perminggu. Olahraga bisa berupa bersepeda, berenang, atau berjalan kaki.



Sumber : www.alodokter.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar