Senin, 27 Januari 2014

SHALAT DAN PERUBAHAN WARNA ALAM

Kita sebagai Ummat Islam sepatutnya bersyukur karena telah dikaruniai Syari’at Shalat, karena dengan shalat tersebut, kita mengikuti irama alam dan menyerap energy positifnya ”

“Shalat Selain Syari’at juga Rahmat Allah bagi Orang-Orang yang Mau berfikir dan Bersyukur”

Mungkin sebagian dari Anda pernah bertanya-tanya, mengapa shalat harus dikerjakan sebanyak lima kali dalam sehari semalam dan kenapa sebaiknya dilakukan di awal waktu?

Jawaban pertanyaan itu sangat terkait dengan rahasia di balik waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakan shalat-shalat tersebut. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan pengamatan para pakar di bidangnya.

Setiap peralihan waktu shalat, sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang akrab dengan dunia fotografi.

Shubuh
Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga memunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pulas pada waktu subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika ruh dan jasad masih tertidur. Pada saat adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkat optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu rukuk dan sujud.

Dhuhur
Ketika memasuki waktu dhuhur, warna alam menguning dan berpengaruh terhadap perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga memiliki pengaruh terhadap hati. Di samping itu, warna kuning juga memunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan seseorang. Jadi, mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan shalat zhuhur berulang-ulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaannya serta berkurang keceriaannya.

Ashar
Saat ashar, warna alam berubah menjadi oranye. Hal ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kondisi prostat, uterus, ovary, testis, dan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga bisa memengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang kerap tertinggal waktu ashar akan menurun daya kreativitasnya. Di samping itu, organ-organ reproduksi juga akan kehilangan energi positif dari warna alam tersebut.

Maghrib
Menjelang maghrib, warna alam berubah menjadi merah. Pada waktu itu, kita kerap mendengar nasihat orang-orang tua agar kita tidak berada di luar rumah. Nasihat tersebut ada benarnya karena saat maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini, jin dan iblis amat bertenaga karena mereka beresonansi atau ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang berada dalam perjalanan sebainya berhenti sejenak dan mengerjakan shalat maghrib. Hal itu lebih baik dan lebih aman karena pada waktu ini banyak interferens atau tumpang tindihnya dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan dapat menimbulkan fatamorgana yang dapat merusak penglihatan kita.

Isya’
Sedangkan ketika waktu isya’, alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu isya’ menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang kerap ketinggalan waktu isya’ akan sering merasa gelisah. Ketika alam diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan jiwa dan raga. Dengan tidur waktu itu, kondisi jiwa kita berada pada gelombang delta dengan frekuensi di bawah 4 Hz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu istirahat.

Qiyamul Lail
Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu, dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan frekuensi kelenjar pineal (otak kecil), kelenjar pituitary (bawah otak), thalamus, dan hypothalamus. Maka, kita sepatutnya bangun dari tidur pada waktu ini dan mengerjakan shalat malam.

Demikian sebagian kecil dari penjelasan Prof. Riset. DR. Ir. H. Osly Rachman, MS. dalam bukunya, “The Science of Shalat”. Ia menguraikannya secara luas tentang lautan hikmah shalat menurut ilmu pengetahuan atau sains. Bahkan, lebih jauh lagi ia mengupas shalat laksana sebagai suatu kesatuan utuh antara kesehatan, ibadah, rezeki, psikologi, dan lain sebagainya. Tentu nilai manfaat yang terkandung di dalam shalat ini jika diaplikasikan, tidak hanya akan mengantarkan seseorang menuju ketakwaan, tapi juga bisa menggapai hidup yang paripurna dan bahagia.

Buku terbitan Qultum Media ini dibuka dengan penjelasan untuk apa kita shalat, mukjizat shalat dari segi waktu dan jumlah rakaat, korelasi ajaib antara waktu shalat dan energi alam, mukjizat shalat subuh, shalat tahajjud sebagai anti stres, dan antin yeri sendi dengan shalat dhuha.

Lebih lanjut lagi, penulis menjelaskan tentang rahasia dan hikmah wudhu menurut aspek kesehatan, filosofi kiblat dan cara menentukannya secara mudah dengan garis matahari. Kemudian, dilanjutkan dengan aplikasi gerakan shalat sebagai terapi kesehatan yang dimulai dari berdiri, rukuk, hingga salam yang dilengkapi dengan keutamaan khusyuk dan menggapainya dalam shalat.

Pada tiga bagian akhir, dijelaskan tentang keagungan Allah pada ruang tanpa batas dari takbir hingga big bang theory, aspek keutamaan, hukum, zikir, dan merengkuh kesempurnaan shalat berjamaah, serta merambah jalan menuju shalat yang dititi dengan memelihara shalat.

Semoga Bermanfaat.

Sumber Tambahan:
  • M.Syukron Maksum, Dahsyatnya Adzan, Hal 129-132-
  • Ahmad As Shouwy Mukjizat Al-Qur’an dan As-Sunnah tentang IPTEK, Volume 1, Hal 99-120
  • Forum.muslim-menjawab.com
 
sumber : Daulah Islam

Minggu, 26 Januari 2014

KENALI PENYEBAB TERJADINYA HIPERTENSI

Gangguan jantung adalah salah satu penyakit paling mematikan. Menurut data yang dipublikasikan WHO pada Hari Kesehatan Dunia April lalu, gangguan jantung telah merenggut hampir 80 persen hidup warga dari negara dengan pendapatan menengah dan mengenah ke bawah. Apa yang menyebabkan besarnya kontribusi kematian yang diakibatkan oleh penyakit jantung? Dokter dan peneliti mengatakan, penyebabnya adalah tingginya tekanan pada arteri pasien. 

Menurut Dr. Sharukh Golwala, spesialis jantung di Rumah Sakit Breach Candy, ada beberapa hal yang bisa memicu tekanan darah tinggi. Meski penyebab spesifik tekanan darah tinggi belum diketahui, menurutnya, faktor-faktor berikut turut berkontribusi. Untuk melindungi diri dan keluarga dari tekanan darah tinggi dan serangan jantung, Anda harus mengetahui sepuluh penyebabnya.

Dilansir Times of India pada Selasa (24/12/2013), inilah sepuluh faktor penyebab tekanan darah tinggi.

1. Usia
Semakin tua usia seseorang, semakin tinggi pula peluang menjadi korban tekanan darah tinggi. Orang yang lebih tua biasanya berisiko memiliki tekanan sistolik tinggi. Penyebabnya adalah karena pengerasan pembuluh darah yang semakin menjadi ketika usia semakin lanjut

2. Faktor keturunan
Jika dalam keluarga ada sejarah tekanan darah tinggi, Anda harus mulai menmperhatikan kesehatan. Tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh faktor keturunan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan meski pada usia dini.

3. Jenis kelamin
Berhati-hatilah bagi para pria! Dr. Gowala mengungkap bahwa pria memiliki kemungkinan lebih besar terkena tekanan darah tinggi daripada wanita. Tapi bukan berarti para wanita tidak mungkin terkena darah tinggi. Para wanita juga mempunyai risiko yang sama, hanya saja lebih kecil persentasenya dibanding pria. Baik pria maupun wanita harus menjaga pola hidup dan kebiasaan makan.

4. Berat badan ekstra
Berat badan ekstra atau obesitas adalah salah satu penyebab utama tingginya tekanan darah, tetapi risikonya bervariasi antara satu orang dengan orang lain. Orang yang memiliki lemak di sekitar perut, pinggul, dan paha juga berisiko memiliki tekanan darah tinggi. Jadi, upayakan agar berat badan berada dalam taraf normal agar tetap sehat dan menarik.

5. Sensitivitas terhadap garam
Beberapa orang memiliki darah yang sensitif terhadap asupan garam atau sodium. Sedikit saja mengonsumsi garam atau sodium, tekanan darah mereka akan meningkat dengan drastis. 

Jika Anda salah satunya, satu-satunya solusi adalah dengan mengurangi asupan garam. Waspadalah ketika menambahkan garam ke dalam makanan dan baca label makanan kemasan terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Fast food memiliki kadar natrium tinggi sehingga Anda harus bijaksana jika mengidam fast food.

6. Konsumsi alkohol
Mabuk padahal baru meminum dua gelas minuman keras? Itu adalah peringatan dari tubuh bahwa Anda harus segera berhenti minum. Minum terlalu banyak alkohol berdampak buruk bagi tubuh dan keseluruhan kesehatan. Untuk menjaga agar tekanan darah tetap normal, hindarilah alkohol sebisa mungkin.

7. Stres
Tambahan stres karena ketegangan di kantor juga merupakan salah satu alasan mengapa seseorang memiliki tekanan darah yang tinggi. Keluarlah dari situasi yang pemicu stres, tetap tenang, dan buatlah diri Anda rileks. 

8. Penggunaan kontrasepsi
Sebuat studi mengungkap bahwa penggunaan pil pengontrol kehamilan atau kontrasepsi oral menyebabkan tingginya risiko darah tinggi. Jika ingin mengonsumsi pil kontrasepsi, Anda harus berkonsultasi pada ahli sembari memikirkannya matang-matang.

9. Selalu bermalas-malasan
Bermalas-malasan tidak hanya membuat pinggang semakin lebar, tetapi juga meninggikan tekanan darah. Orang yang selalu bermalas-malasan berisiko terkena darah tinggi, dan karenanya harus lebih banyak beraktivitas. Cobalah dengan melakukan olahraga favorit atau berjalan kaki saat berangkat ke kantor.

Mengapa aktif secara fisik bisa menjauhkan diri dari darah tinggi? Aktif beraktivitas membantu melegakan pembuluh darah sehingga tekanan di pembuluh arteri dan vena tetap berada pada rentang normal.

10. Konsumsi obat secara terus-menerus
Beberapa obat yang digunakan untuk menyembuhkan flu dan alergi bisa membuat tekanan darah jadi tinggi. Sebelum menerima resep obat dari dokter, berkonsultasilah dan informasikan pada dokter mengenai riwayat kesehatan Anda. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi serius.
 
Sumber :: hipnoherbalpunktur.blogspot.com
 

Sabtu, 11 Januari 2014

PENYEBAB JUMLAH SPERMA MENURUN

Menurut hasil temuan para peneliti di Denmark, lemak jenuh dapat dikaitkan dengan menurunnya jumlah sperma pada pria.

Studi baru ini menemukan bahwa pria muda yang mengonsumsi lemak jenuh akan memiliki konsentrasi sperma yang rendah, demikian laporan New York Daily News. Lemak jenuh, seperti yang ditemukan dalam keju dan daging, ternyata tak hanya menambah bobot pria, tetapi juga terkait dengan jumlah sperma.

Menurut hasil penelitian ini, pria yang makan lemak jenuh memiliki konsentrasi sperma 38 persen lebih rendah dan jumlah sperma 41 persen lebih rendah, ketimbang para pria yang sedikit makan lemak.

Menurut Tina Jensen, penulis utama studi dari Rigshospitalet di Kopenhagen, tidak dapat dikatakan bahwa lemak memiliki efek kausal, tetapi penelitian lainnya telah menunjukkan bahwa asupan lemak jenuh telah menunjukkan koneksi ke masalah lain, termasuk jumlah sperma.

Untuk studi mereka, Jensen dan rekan-rekannya mensurvei dan memeriksa sebanyak 701 pria Denmark muda (sekitar 20 tahun) dan melakukan pemeriksaan untuk militer antara 2008 dan 2010.

Mereka juga ditanyai tentang makanan yang mereka makan selama tiga bulan sebelumnya, dan kemudian meminta sampel air mani. Para peneliti kemudian membagi hasil menjadi empat kelompok tergantung pada seberapa banyak asupan energi pria yang berasal dari lemak jenuh, dan dibandingkan berapa banyak sperma pria dalam setiap kelompok.

Para pria yang mengonsumsi 11,2 persen energi dari lemak jenuh memiliki konsentrasi sperma rata-rata 50 juta per mililiter air mani dan jumlah sperma total sekitar 163 juta. Itu dibandingkan dengan 45 juta sperma per mililiter air mani dan jumlah 128 juta pada pria yang mengonsumsi lebih dari 15 persen energi dari lemak jenuh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 15 juta sperma per mililiter air mani sebagai jumlah yang normal.


Meski studi ini tidak dapat menentukan apakah faktor-faktor gaya hidup lainnya yang mungkin menjelaskan keterkaitan, Jensen mengatakan temuannya ini sebagian bisa menjelaskan studi yang telah menemukan bahwa jumlah sperma kian menurun di seluruh dunia.

Studi ini telah dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition. (jay)


Sumber : Yahoo.com

Senin, 30 Desember 2013

HUKUM BEROBAT

Ibnul Qayyim berkata: "Dalam hadits-hadits shahih telah disebutkan perintah berobat, dan berobat tidaklah menafikan tawakkal. Sebagaimana makan karena lapar, minum karena dahaga, berteduh karena panas dan menghangatkan diri karena dingin tidak menafikan tawakkal. Tidak akan sempurna hakikat tauhid kecuali dengan menjalani ikhtiyar (usaha) yang telah dijadikan Allah sebagai sebab musabab terjadi suatu takdir. Bahkan meninggalkan ikhtiyar dapat merusak hakikat tawakkal, sebagaimana juga dapat mengacaukan urusan dan melemahkannya. Karena orang yang meninggalkan ikhtiyar mengira bahwa tindakannya itu menambah kuat tawakkalnya. Padahal justru sebaliknya, meninggalkan ikhtiyar merupakan kelemahan yang menafikan tawakkal. Sebab hakikat tawakkal adalah mengaitkan hati kepada Allah dalam meraih apa yang bermanfaat bagi hamba untuk dunia dan agamanya serta menolak mudharat terhadap dunia dan agamanya. Tawakkal ini harus disertai dengan ikhtiyar, jikalau tidak berarti ia telah menafikan hikmah dan perintah Allah. Janganlah seorang hamba itu menjadikan kelemahannya sebagai tawakkal dan jangan pula menjadikan tawakkal sebagai kelemahannya.*1

Imam Asy-Syafi’i  berpendapat kedua (sunnah). Sampai-sampai An-Nawawi menyebutkan dalam Syarh Muslim (14/191) bahwa ini adalah mazhab mereka (Asy-Syafi’iyah) dan mazhab mayoritas ulama terdahulu dan semua ulama belakangan. Dan ini adalah pendapat yang dipilih oleh Al-Wazir Abu Al-Muzhaffar.*2

Mazhab Abu Hanifah menyatakan bahwa berobat adalah sunnah muakkadah yang mendekati wajib.
Mazhab Malik bahwa berobat itu setara antara mengerjakan atau meninggalkannya. Karena Imam Malik berkata, “Tidak mengapa berobat dan tidak mengapa meninggalkannya.”

Syaikh Al-Islam (Ibnu Taimiah) berkata, “(Berobat) tidak wajib menurut pendapat mayoritas ulama, yang mewajibkannya hanya sekelompok kecil dari para pengikut mazhab Asy-Syafi’i dan Ahmad.*3

Usamah bin Syarik radhiallahu anhu dia berkata: Para orang Arab baduwi berkata: Wahai Rasulullah, tidakkah kami ini harus berobat (jika sakit)?”  Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bersabda:

“Ya wahai sekalian hamba Allah, berobatlah kalian. Karena sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit melainkan menciptakan juga obat untuknya kecuali satu penyakit.” Mereka bertanya, “Penyakit apakah itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Yaitu penyakit tua (pikun).” *4

Jumhur ulama dari kalangan Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahwa berobat hukumnya mubah (boleh). Sementara ulama Syafi'iyah, Al-Qadhi, Ibnu Aqil dan Ibnul Jauzi dari kalangan ulama Hambali berpendapat hukumnya mustahab (dianjurkan).

Dan beberapa hadits lainnya yang berisi perintah berobat.
Mereka juga beralasan: Berbekam dan berobatnya Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam merupakan dalil disyariatkannya berobat. Menurut ulama Syafi'iyah hukum berobat menjadi mustahab bilamana dipastikan tidak begitu membawa faidah. Namun bilamana dipastikan berfaidah maka hukumnya wajib, seperti membalut luka misalnya. Di antaranya adalah transfusi darah, untuk beberapa kondisi tertentu.*5

Sabda beliau [berobatlah kalian] adalah perintah dan hukum asal perintah adalah wajib.

Hukum wajib di sini dipalingkan kepada hukum sunnah dengan hadits Ibnu Abbas dimana dia berkata kepada Atha’ bin Abi Rabah: “Maukah aku tunjukkan kepadamu seorang wanita dari penduduk surga?” Jawabku; “Tentu.” Dia berkata: “Wanita berkulit hitam ini, dia pernah menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sambil berkata, “Sesungguhnya aku menderita epilepsi dan auratku sering tersingkap (ketika sedang kambuh), maka berdoalah kepada Allah untuk (menyembuhkan)ku.” Beliau bersabda: “Jika kamu berkenan, bersabarlah maka bagimu surga, dan jika kamu berkenan, maka aku akan berdoa kepada Allah agar Allah menyembuhkanmu.” Ia berkata, “Baiklah aku akan bersabar.” Wanita itu berkata lagi, “Tapi jika kambuh, auratku sering tersingkap. Maka tolong berdoalah kepada Allah agar (auratku) tidak tersingkap.” Maka beliau mendoakan untuknya.”  *6

Maka hadits ini tegas menunjukkan tidak wajibnya berobat. Karena seandainya berobat itu wajib, niscaya Nabi shallallahu alaihi wasallam akan mendoakannya atau menyuruhnya berobat dan bukannya menganjurkan dia untuk bersabar.

Bekam adalah bagian pengobatan untuk itu hukum berbekam dikembalikan ke hukum asal berobat.




Wallahu A’lam.


Note:
1.   Zaadul Ma'ad IV/15, lihat juga Mausu'ah Fiqhiyyah XI/116.
2.   Al-Ifshah: 1/184
3.   Majmu’ Al-Fatawa: 24/269
4.  HR. Abu Daud no. 3357 dan At-Tirmizi no. 1961dan berkata: "Hadits ini hasan shahih." Dan diriwayatkan       juga dalam Shahih Al-Jami' No:2930.
5. Buku Hasyiyah Ibnu Abidin V/249 dan 215, Al-Hidayah takmilah Fathul Qadir VIII/134, Al-Fawakih Ad-Dawani II/440, Raudhatuth Thalibin II/96, Kasyful Qana' II/76, Al-Inshaf II/463, Al-Adabus Syar'iyyah II/359 dan Hasyiyatul Jumal II/134.
6.  HR. Al-Bukhari no. 5220 dan Muslim no. 4673

Senin, 16 Desember 2013

DELAPAN CARA MUDAH TURUNKAN KOLESTEROL


Jika Anda selama ini hanya mengandalkan konsumsi obat untuk menurunkan atau menjaga kadar kolesterol, maka sebaiknya Anda alihkan dengan melakukan cara alami. Tak hanya lebih sehat, cara ini juga akan membuat Anda tak lagi bergantung pada obat.

Berikut 8 cara mudah yang bisa membantu Anda turunkan kadar kolesterol secara alami, seperti dilansir Mirror, Jumat (29/11/2013):

1. Kurangi lemak perut

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bahkan sedikit lemak yang tersimpan dalam tubuh, khususnya di perut, memiliki implikasi yang berbahaya bagi jantung. Lemak di perut berpengaruh terhadap peningkatan kolesterol jahat dalam darah. Mengurangi lemak di perut akan memangkas kolesterol jahat sebanyak 10 persen.

2. Tambahkan jam tidur malam dan kurangi jam tidur siang

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa mereka yang tidur sekitar 8 jam setiap malam memiliki kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan mereka yang tidur malam hanya 6 jam atau kurang. Namun menurut sebuah studi di dalam jurnal Sleep bulan lalu, mereka yang tidur siang lebih dari 30 menit justru memiliki kadar kolesterol lebih tinggi. 

3. Perbanyak asupan serat

 Serat dapat memangkas kolesterol jahat dalam darah dengan jumlah yang kecil namun signifikan. Salah satu cara mudahnya adalah menukar roti putih dengan roti gandum. Sumber serat lainnya adalah kacang almond, oat, brokoli, wortel, dan buah-buahan seperti berry, pisang, apel, dan pir.

4. Konsumsi ikan

Ikan rendah akan lemak jenuh dan tinggi akan asam lemak omega-3 yang sehat. Keduanya dapat menurunkan kadar trigliserida, sejenis lemak dalam darah yang terkait dengan penyakit jantung. Konsumsi ikan juga membantu mengurangi kolesterol dan memperlambat pertumbuhan plak di arteri. Oleh sebab itu, konsumsilah minimal satu porsi salmon, tuna, trout atau sarden dalam seminggu.

5. Lebih banyak bergerak

Banyak aktivitas atau olahraga secara teratur dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat sebanyak 5 persen. Pilih aktivitas yang meningkatkan detak jantung seperti berenang, jogging, membersihkan rumah atau berkebun.

6. Jangan lupa sarapan

Penelitian oleh Harvard School of Public Health menemukan bahwa melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga sepertiganya. Menu sarapan yang baik untuk menurunkan kolesterol salah satunya adalah bubur gandum. Makanan ini mengandung senyawa yang disebut beta glukan, yang mampu membentuk gel tebal dalam saluran pencernaan dan mencegah kolesterol diserap oleh tubuh.

7. Makan lebih banyak kacang-kacangan

Mengonsumsi segenggam kacang jenis apapun setiap hari dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Selain dikonsumsi langsung, Andajuga bisa memadukan kacang dengan cokelat. Salah satu penelitian di Jepang menemukan bahwa polifenol dalam cokelat juga dapat membantu meningkatkan produksi kolesterol baik.

8. Kurangi stres

Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah dan menambah risiko aterosklerosis, yang terjadi ketika plak dari kolesterol menumpuk di arteri. Lakukan 10 menit latihan relaksasi seperti yoga setiap hari untuk membantu membuat Anda lebih rileks atau lakukan kegiatan favorit lainnya.
 

www.health.detik.com