Minggu, 29 September 2013

ANJURAN BEROBAT

Sabda Rasulullah Saw yang Menganjurkan Berobat
 
1. Diriwayatkan dari Nabi Saw. bahwa beliau bersabad :
 تداووا ياعبادالله لم يضع داء الا وضع له شفاء الا داء وحدا الهرم.
 “Berobatlah wahai hamba-hamba Allah, sesungguhnya Allah tidak menciptakan penyakit kecuali juga menciptakan obatnya. Kecuali satu penyakit, yaitu tua”. (Dishahihkan oleh Tirmidzi, Hakim, dan Ibnu Khuzaimah)

2. Dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah Saw. bersabda :
  داء دواء فإذا أصيب دواء الداء برئ بإذن الله

“Setiap penyakit ada obatnya. Apabila obat suatu penyakit diberikan secara tepat maka terjadi kesembuhan dengan izin Allah”. (HR. Muslim).

Sumber : Al-Usus Al-‘Ilmiyah lil Mu’jizah An-Nabawiyyah Al-Hijamah - Dr. Ahmad Razak Sharaf

SABDA RASULULLAH TENTANG BEKAM

Sabda Rasulullah Saw. yang Merekomendasi Terapi Bekam :

1. Dari Jabir ra, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah Saw.bersabda :
 إن كان في شــيـئ من أدويتكم خير ففي شرطة محجم أوشربة عسل أوكية نار توافق الداء وما أحب أن أكتوي.
 “Jika dalam sebagian obat kalian terdapat kebaikan maka itu terdapat dalam sayatan bekam, minum madu, atau sundutan besi panas yang sesuai penyakit. Tetapi aku tidak suka berobat dengan sundutan besi panas”. (HR. Bukhari, Muslim, dan Ahmad dalam Musnad-nya).
2. Dari Ibnu Abas ra, dari Rasulullah Saw.beliau bersabda :
 ما مررت ليلة أسري بي بملإ من المللائكة إلا قالوا يا محمد مر أمتك بلحجامة
“Tidaklah aku berlalu di hadapan sekelompok malaikat pada malam perjalanan isra’ku kecuali mereka berkata :’Wahai Muhammad, perintahkan ummatmu supaya berbekam’”. (HR. Bazzar dari Ibnu Abas dan Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud. Dishahihkan oleh Syaikh Muhammad Nashirudin Albani dalam Shalihul Jami’. Diriwayatkan pula oleh para imam yang lain dari beberapa sahabat).
 Dalam riwayat lain :
 مامررت بملإ من الملائكة إلا امروني بالحجامة
 “Tidaklah aku berlalu di hadapan sekelompok malaikat kecuali mereka memerintahkanku untuk berbekam”. (HR. Tabrani).
 Hadits ini menunjukkan besarnya manfaat bekam.
3. Dari Ibnu Abas ra, Rasulullah Saw. bersabda :
الشفاء في ثلاث شربة عسل وشرطة محجم وكية نار وأنا أنها أمتي عن الكي
“Kesembuhan itu terdapat dalam tiga hal : minum madu, sayatan alat bekam, dan sundutan besi panas. Namun aku melarang umatku berobat dengan sundutan besi panas”. (HR. Bukhari).
4. Dari Rasulullah Saw, beliau bersabda :
إن من خير دوائكم الحجامة
“Sungguh, diantara obat terbaik kalian adala bekam”. (HR. Ahmad)
Dalam hadits ini, Rasulullah Saw mengatakan, “diantara”. Artinya, bekam bukan satu-satunya sarana kesembuhan, melainkan salah satunya.
5. Dari Ibnu Abas ra, ia berkata : Rasulullah Saw bersabda :
نعم العبد الحجام يذهب الدم ويخف الصلب ويجلو عن البصر
“Sebaik-baik hamba sahaya adalah yang pandai membekam, ia membuang darah, melunakkan yang keras, dan menajamkan penglihatan”. (HR. Tirmidzi, ia berkata : hasan gharib).
6. Dari Hasan Basri, ia berkata : Rasulullah Saw, bersabda :
 إنكم لابد لكم أن تداووا وخير ما تداويتم به الحجامة
 “Sungguh, kalian pasti perlu berobat, sedangkan pengobatan terbaik yang kalian gunakan adalah bekam”. (Hadits ini mursal, diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Baihaqi).

Sumber : Al-Usus Al-‘Ilmiyah lil Mu’jizah An-Nabawiyyah Al-Hijamah (Dr. Ahmad Razak Sharaf)

TITIK BEKAM NABI

Titik bekam Nabi adalah merupakan titik dimana RasulullaH ShallallaHu 'alaiHi wa sallam pernah dibekam pada titik tersebut. Berikut saya uraikan mengenai titik bekam Nabi tersebut.

1. Di tengah kepala/puncak kepala (Ummu Mughits)

Dari Abdullah bin Buhaimah, ia berkata,

"RasulullaH ShallallaHu 'alaiHi wa sallam pernah berbekam di tengah kepala di (suatu tempat bernama) Lahyi Jamal sewaktu menuju ke Mekah ketika beliau sedang ihram" (HR. al Bukhary no.223)

Titik akupuntur untuk puncak kepala tengah adalah Baihui (GV 20). Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) memberikan kode PK untuk titik ini.

2. Di bagian punuk (al KaaHil)

Dari Anas bin Malik radhiyallaHu 'anHu, ia berkata,

"Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam pernah berbekam di tiga tempat, dua di al akhda'ain dan satu di al kaaHil" (HR. Ahmad)

Berkata Imam asy Syaukani, "al KaaHil adalah apa-apa yang berada diantara dua pundak, berada pada ruas punggung yang pertama"

Al KaaHil terletak pada sekitar tonjolan tulang leher belakang, pada C 7 (Cervical
7). Titik akupuntur al KaaHil adalah Dazhui (GV 14). ABI memberikan kode PN untuk titik ini.

3. Al Akhda'ain

Terjadi perbedaan pendapat tentang penetapan titik al Akhda'ain di kalangan terapis bekam. Namun demikian menurut SOP (Standard Operating Procedure) dari ABI, titik al Akhda'ain terletak di sekitar internal jugular vein di bawah garis batas rambut kepala belakang.

Titik akupuntur yang mendekati titik al Akhda'ain adalah Futu (LI 18). ABI memberikan kode UL untuk titik ini.















4. An Naa'is/al Katifayn (Titik Bahu)

Ini adalah titik yang dibekam ketika RasulullaH ShallallaHu 'alaiHi wa sallam terkena racun pada saat penaklukan Khaibar. Imam Ibnu Qayyim rahimahullaH mengatakan,

"Ketika Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam berbekam pada bagian bahu dan merupakan lokasi terdekat ke jantung yang mungkin dibekam, maka zat beracun dalam darah itu pun keluar" (Metode Pengobatan Nabi, hal. 149)

Titik akupuntur untuk Naa'is adalah Jianjing (GB 21). ABI memberikan kode BU 1 untuk bahu kanan dan BU 2 untuk bahu kiri.

5. 'Ala Warik (Titik Pinggang)

"Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam telah dibekam pada pinggangnya" (HR. Abu Dawud dan an Nasa-i)

Posisi 'ala Warik berada di belakang pusar (umbilicus), 2 jari lateral dari tulang belakang. Menurut Basic Human Anatomy (2010), secara umum posisi umbilicus jika ditarik ke belakang maka akan menempati posisi antara L III dan L V, maka titik akupuntur yang sesuai adalah Dachangsu (BL 25).

ABI memberika kode PG 1 untuk pinggang kanan dan PG 2 untuk pinggang kiri.

6. Titik Punggung Atas Telapak Kaki (Zhahrul Qadami)

Dari Anas bin Malik radhiyallaHu 'anHu, ia berkata,

"RasulullaH ShallallaHu 'alaiHi wa sallam pernah berbekam di atas punggung kaki dari rasa sakit yang beliau rasakan, padahal beliau sedang berihram" (HR. Ibnu Khuzaimah)

Lokasi titik zhahrul qadami terletak 1 jari di atas pertemuan antara ibu jari kaki dan telunjuk kaki (lekukan distal diantara pertemuan tulang metatarsal I dan II).

Titik akupuntur yang mendekati titik ini adalah Taichong (LR 3).

Sumber Bacaan :

Metode Pengobatan Nabi ShallallaHu 'alaiHi wa sallam. Ibnu Qayyim al Jauziyah. Griya Ilmu. Jakarta. Januari 2007.

Rahasia Kesuksesan Bekam. Abu Urwah Abdullah Umar Sa'id. Pustaka an Nabawi. Surabaya. 2009.

Sembuh dengan Satu Titik. Wadda' A. Umar. Al Qawam. Solo 2008

Standar Operating Procedure (Diktat). Asosiasi Bekam Indonesia. 2011.

Terapi Akupuntur. Irwan Hendrata Widjaja & Ivan Hardi. Andromedia. Sidoarjo. 2009

#http://klinikalangalang.blogspot.com/2011/06/titik-bekam-nabi.html

Senin, 16 September 2013

PENGOBATAN HERBAL BAGI PENDERITA ASMA

Asma merupakan gangguan paru yang menyebab penyempitan jalan pernapasan untuk sementara waktu. Asma terjadi karena saluran pernapasan mendadak mengejang dan otot-ototnya berkontraksi sehingga menghambat suplai udar ke paru. Serangan bertubi-tubi tersebut menyebabkan penderita menjadi sesak napas dan tarikan napas terjadi dalam sedotan-sedotan singkat.

Penyebab :
1. Sensitivitas terhadap allergen eksternal, seperti debu, serbuk sari, bulu bonatang, bantal dan kasur kapuk, spora jamur, kuman-kuman yang terhirup wangi-wangian, makanan dan obat-obatan tertentu, serta substansi perangsang lainnya.
2. Serangan asma semakin diperburuk oleh tekanan emosi (stress ), kelelahan, perubahan suhu dan kelembapan, iritasi seperti asap rokok, dan aroma cat.

Gejala dan tanda-tanda :
1. Pada waktu serangan, penderita merasa sesak napas.
2. Timbul suara ‘mengi’ (napas berbunyi) saat menghembuskan napas.
3. Batuk keras berlang-ulang, pernapasan cepat dan abnormal, serta keringat berlebihan.
4. Saat serangan yang hebat, penderita merasa seakan tercekik dan kekurangan oksigen.

Perawatan dan pantangan :
1. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan serangan asma, seperti debu, dan asap rokok.
2. Hindari makanan yang mengandung pewarna dan pengawet sintetis.
3. Kompres dada dengan air hangat.
4. Bawa obat spray atau inhaler yang dapat meringankan awal serangan asma.

Pengobatan herbal :
RACIKAN 1
15 kuntum bunga kenop
20 g jahe merah
15 g kulit jeruk mandarin kering
a. Cuci bersih semua bahan, iris-iris, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b. Minum selagi hangat.

RACIKAN 2
5 g adas
5 batang serai mendidih. Minm selag
1 jari kayu manis
20 g jahe merah
30 g pegagan segar (15 g kering)
Gula aren secukupnya
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b. Minum selagi hangat.

RACIKAN 3
3 g bunga melati kering (10 g segar)
7 lembar daun jinten
a. Cuci bersih, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b. Minum selagi hangat.

RACIKAN 4
200 g lobak putih
3 siung bawang putih
30 g kencur
a. Cuci bersih semua bahan,lalu jus atau blender dan saring
b. Panaskan airnya dengan api kecil hingga mendidih. Minum selagi hangat.

RACIKAN 5 (pemakaian luar)
Jahe secukupnya, iris dengan ketebalan 3-5 mm
• Tempelkan jahe dengan menggunakan koyo hangat pada titik dazhui, yaitu ruas tulang paling menonjol yang terletak antara ruas tulang belakang leher ketujuh dan ruas tulang belakang dada yang pertama.

Catatan :
Pilih salah satuRACIKAN pemakaian dalam dan lakukan secara teratur 2 kali sehari. Untuk keluhan yang serius, disarankan konsultasi ke dokter.

SEMOGA BERMANFAAT UNTUK SAHABAT